HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan secara serentak melaksanakan Siaga SAR khusus Idulfitri 1444 H di Tanjungpinang, Sabtu (15/2023).
Sehari sebelumnya Basarnas Tanjungpinang telah melakukan apel Siaga SAR khusus Idulfitri 1444 H di Halaman Kantor Basarnas Tanjungpinang. Siaga SAR Khusus rencananya akan dilaksanakan selama 20 hari, dimulai dari tanggal 13 April 2023 hingga tanggal 3 Mei 2023.
Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada tanggal 19 – 21 April 2023, sedangkan puncak arus balik gelombang pertama diprediksi akan terjadi pada tanggal 24 – 25 April 2023, dan gelombang kedua pada tanggal 30 April – 1 Mei 2023.
Baca Juga: Dari Dalam Helikopter, Kapolri Pantau Arus Mudik dan Balik Lebaran Idulfitri 1444 H
Basarnas Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Pos SAR Tanjung Balai Karimun dan Unit Siaga SAR Lingga nantinya akan melaksanakan siaga dan memonitor titik-titik lokasi kepadatan arus mudik seperti
Pelabuhan ASDP Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Pelabuhan ASDP Punggur Batam, Pelabuhan Roro ASDP Tanjung Uban, Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun, dan Pelabuhan Jagoh Lingga.
Tahun ini, diperkirakan jumlah pemudik di Indonesia akan mencapai 123,8 juta orang, naik sebesar 44,79% dibandingkan pada lebaran tahun lalu. Peningkatan ini tentunya disebabkan oleh beberapa faktor,
Seperti meredanya pandemi Covid-19 serta aturan PPKM yang telah dicabut oleh pemerintah sehingga tidak ada larangan ataupun pembatasan bagi warga yang ingin melaksanakan mudik lebaran.
Keadaan ekonomi yang mulai berangsur membaik, ditambah dengan adanya libur dan cuti bersama juga turut andil dalam peningkatan jumlah pemudik pada tahun ini.
Baca Juga: Kalah Dengan Lebanon Pada Laga Ujicoba, Fokus Dan Mental Jadi Permasalahan Timnas Indonesia U22
Tingginya animo masyarakat untuk melaksanakan mudik tentu saja akan berdampak kepada keselamatan transportasi selama masa mudik lebaran, terutama potensi kecelakaan kapal di wilayah yang padat pelayaran,
Seperti pelabuhan-pelabuhan penyebrangan/ roro. Untuk itu, masyarakat diharapkan harus tetap waspada dan apabila membutuhkan bantuan, dapat menghubungi Call Center Basarnas di nomor 115.***

