HARIANMEMOKEPRI.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kepulauan Riau menggelar kunjungan ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Berani Maju di Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Selasa (10/6/2025).

Kunjungan yang dipimpin Dirbinmas Polda Kepri, Kombes Pol. Wawan Kurniawan ini juga menjadi bagian dari rangkaian penilaian Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).

Program ini sebuah inisiatif yang mendukung pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat sekaligus pemberdayaan perempuan.

Rombongan Polda disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang, termasuk Plh. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Yoni Fadri, Camat Tanjungpinang Barat Haposan Siregar, dan Lurah Bukit Cermin Ima Rosida.

Turut hadir Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Zubaedah, jajaran kamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Yoni Fadri menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras anggota KWT Berani Maju dalam mengelola pekarangan secara produktif.

Ia menilai program ini sangat relevan dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

“KWT ini membuktikan bahwa ibu-ibu di lingkungan kita bisa mandiri dan produktif, menghasilkan pangan sehat dari pekarangan rumah. Ini patut dicontoh,” kata Yoni.

Ia juga menyambut baik dukungan dari Polda Kepri yang turut aktif dalam pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, hal itu menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat dan warga.

Camat Tanjungpinang Barat, Haposan Siregar, menilai kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi kelompok-kelompok tani lain. Ia berharap semangat kolaborasi seperti ini terus terjaga.

“Kunjungan dan penilaian ini bisa jadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan produktivitas pekarangan. KWT Berani Maju bisa jadi role model,” ujarnya.

Lurah Bukit Cermin, Ima Rosida, juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Polda Kepri.

“Ini jadi penyemangat bagi ibu-ibu di KWT kami. Mereka merasa diapresiasi dan didukung. Mudah-mudahan makin maju dan semangat,” tutur Ima.

Program P2B diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga, sebagai langkah nyata dalam menciptakan kemandirian pangan dan penguatan ekonomi keluarga.