“Saat ini kita berada di penghujung Tahun Ular yang telah memasuki tahun ke-22 harmoni Imlek Nusantara. Ini menjadi semangat kebersamaan menuju kesuksesan,” ujarnya.

Rudy juga menyampaikan bahwa Bazar Imlek digelar selama 31 hari dengan melibatkan sekitar 600 pelaku UMKM dari berbagai sektor kuliner dan kerajinan tangan.

“Total perputaran uang selama bazar Imlek mencapai sekitar Rp20 miliar, dengan omzet harian pedagang berkisar Rp500 ribu hingga Rp2 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat.

“Tanjungpinang telah lama menjadi rumah bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Momentum Imlek ini hendaknya semakin mempererat silaturahmi, semangat gotong royong, serta rasa saling menghormati,” tuturnya.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menekankan pentingnya persatuan dalam menjaga kemajuan daerah. Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 mencapai 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan ketiga secara nasional.