HARIANMEMOKEPRI.COM — Malam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Jalan Merdeka Tanjungpinang berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, Senin (16/2/2026) malam.

Suasana bernuansa merah khas Imlek tampak menyelimuti kawasan pusat kota. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, mulai dari Gubernur Kepulauan Riau, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kegiatan perayaan ini diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tanjungpinang-Bintan sebagai bagian dari rangkaian Imlek Nusantara yang rutin digelar setiap tahun.

Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api yang melambangkan kebebasan, semangat, dan harapan menuju kesuksesan dalam keharmonisan.

Ketua Panitia Pelaksana Imlek 2577, Rudy Santoso, menjelaskan bahwa perjalanan menuju tahun baru ini diibaratkan seperti ular yang berganti kulit sebagai simbol pertumbuhan dan pendewasaan melalui berbagai tantangan.

“Saat ini kita berada di penghujung Tahun Ular yang telah memasuki tahun ke-22 harmoni Imlek Nusantara. Ini menjadi semangat kebersamaan menuju kesuksesan,” ujarnya.

Rudy juga menyampaikan bahwa Bazar Imlek digelar selama 31 hari dengan melibatkan sekitar 600 pelaku UMKM dari berbagai sektor kuliner dan kerajinan tangan.

“Total perputaran uang selama bazar Imlek mencapai sekitar Rp20 miliar, dengan omzet harian pedagang berkisar Rp500 ribu hingga Rp2 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat.