“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolresta Tanjungpinang dan seluruh jajaran, serta TNI yang sudah bersama-sama menyikapi persoalan yang terjadi, tidak hanya bencana alam tetapi juga masalah lain yang dihadapi masyarakat,” ucap Lis.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian banjir dan longsor di 15 titik lokasi berbeda.
Berikut daftar lokasi yang terdampak:
1. Genangan air/banjir di Simpang Bandara Lama, arah Kijang.
2. Longsor batu miring di Jl. Puncak Gg. Seraya, Kelurahan Kemboja.
3. Banjir di Senggarang.
4. Banjir di Kampung Bugis.
5. Banjir di Perumahan Permata Galaxy.
6. Longsor batu miring di Senggarang.
7. Longsor batu miring di Perumahan Griya Tanjung Asri (dekat kolam renang Areca).
8. Banjir di Jl. H. Ungar dan Lorong Gatra, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.
9. Banjir di Jl. Kuantan dan Jl. Damai, Kelurahan Sei Jang.
10. Longsor batu miring di Perumahan Pondok Kelapa, Kelurahan Melayu Kota Piring.
11. Longsor tanah dan batu miring di RT 01/RW 04, Kelurahan Penyengat.
12. Banjir di Gg. Perkutut, Kelurahan Pinang Kencana.
13. Banjir/genangan di Perum Taman Seraya, sekitar Masjid Al-Istiqomah, RT 04/RW 04, Kelurahan Air Raja.
14. Banjir/genangan di Jl. Banjar, RT 02/RW 06, Kelurahan Air Raja.
15. Dinding rumah rubuh akibat arus air di Gg. Setia, RT 003/RW 003, Kelurahan Dompak.
“BPBD bersama TNI-Polri dan OPD terkait telah melakukan evakuasi warga di titik-titik banjir dan longsor,” ujar Yamin.
Ia menambahkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD saat ini juga tengah membantu pembersihan rumah warga yang terdampak banjir di Jalan Perkutut, Waduk Srikaton.

