“Ada 15 titik banjir dan longsor yang harus segera ditangani. Kita harus bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama TNI-Polri. Hasil rapat ini juga akan kami bawa ke forum FKPD,” ujar Lis.
Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. Tidak mungkin Pemko Tanjungpinang bekerja sendiri.
“Diperlukan keterlibatan semua pihak agar penanganan bencana bisa lebih efektif dan cepat,” tambahnya.
Lis juga mengapresiasi dukungan dari Polresta Tanjungpinang dan TNI yang turut membantu dalam penanganan bencana di lapangan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolresta Tanjungpinang dan seluruh jajaran, serta TNI yang sudah bersama-sama menyikapi persoalan yang terjadi, tidak hanya bencana alam tetapi juga masalah lain yang dihadapi masyarakat,” ucap Lis.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian banjir dan longsor di 15 titik lokasi berbeda.
Berikut daftar lokasi yang terdampak:
1. Genangan air/banjir di Simpang Bandara Lama, arah Kijang.

