Menurutnya, pelaksanaan transformasi tersebut masih memerlukan penguatan di lapangan.

Karena itu, orientasi bagi tenaga kesehatan puskesmas dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi penyelenggaraan Posyandu.

“Melalui orientasi ini kami berharap seluruh pembina memiliki pemahaman yang sama sehingga pelayanan Posyandu dapat berjalan lebih optimal,” ujar Rustam.

Kegiatan yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 itu diikuti 30 tenaga kesehatan puskesmas.

Setelahnya, Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang akan memberikan pembekalan kepada 145 kader Posyandu mulai 14 Juli 2026 guna memastikan pelaksanaan pembinaan di seluruh Posyandu berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Orientasi menghadirkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, serta narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.