“Kami akan segera bertemu dengan Sesditjen Kesehatan untuk membahas kelengkapan persyaratan dan melanjutkan koordinasi ke Kementerian Kesehatan,” tambahnya.
Proyek GOR Bukit Manuk sendiri sudah memiliki DED (Detail Engineering Design) dengan pagu anggaran sekitar Rp34,3 miliar di atas lahan seluas 125.380 meter persegi.
Sementara revitalisasi Stadion Sulaiman Abdullah diusulkan dengan anggaran Rp86 miliar dan luas area 6.174 meter persegi.
Menurut Lis, pembangunan fasilitas olahraga dan rumah sakit menjadi prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.
“Stadion dan GOR nantinya bisa menjadi pusat kegiatan olahraga, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan sektor transportasi,” jelasnya.
Selain dua proyek besar itu, Lis juga mengusulkan pembangunan infrastruktur pendukung lainnya seperti jalan dan sistem pengendalian banjir agar pembangunan di Kota Tanjungpinang bisa merata.
“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar usulan ini bisa segera terealisasi,” pungkasnya.

