Sementara itu, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan inisiatif Polri yang dijalankan bersama pemerintah daerah dengan memanfaatkan lahan produktif untuk budidaya tanaman pangan.

“Di Tanjungpinang, kami fokus pada lahan dua hektare yang ditanami jagung oleh kelompok tani lokal. Panen hari ini merupakan bagian dari rangkaian program yang sudah kami jalankan dalam beberapa waktu terakhir,” ungkapnya.

Kapolresta menyebutkan, total luas lahan yang telah digarap mencapai delapan hektare, tersebar di beberapa lokasi dengan jadwal panen yang berbeda-beda. Program ini bersifat berkelanjutan dan tetap melibatkan kelompok tani sebagai pengelola utama.

“Polresta bersama Forkopimda bertindak sebagai fasilitator agar produksi pertanian bisa berjalan optimal. Kami juga mendorong dukungan dari pemerintah daerah berupa penyediaan bibit, pupuk, dan alat pertanian agar program ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.