Ia menambahkan, pemanfaatan dashboard monitoring membantu pemerintah memperoleh gambaran lebih cepat mengenai perkembangan penanganan pengaduan. Dengan demikian, koordinasi lintas perangkat daerah dapat dilakukan secara lebih terarah.
Ke depan, SIGAP LAPOR! akan terus dikembangkan melalui penambahan fitur pengingat atau reminder, notifikasi, serta eskalasi terhadap laporan yang belum ditindaklanjuti atau telah melewati batas waktu penyelesaian.
Pengembangan fitur tersebut diharapkan dapat memperkuat fungsi pengendalian sekaligus mendorong percepatan penanganan pengaduan oleh perangkat daerah terkait.
“Tujuan akhirnya sederhana, jangan sampai ada laporan masyarakat yang terlewat. Setiap laporan harus memiliki status yang jelas, perangkat daerah yang menangani, serta progres yang dapat dipantau,” tegas Surya.
Melalui inovasi SIGAP LAPOR!, Pemko Tanjungpinang berharap penanganan pengaduan masyarakat semakin terintegrasi, terukur, dan transparan.
Sistem ini juga diharapkan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah sehingga setiap pengaduan dapat dikawal secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Tanjungpinang.

