HARIANMEMOKEPRI.COM – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang memaparkan kinerja mereka dalam menangani permasalahan narkoba sepanjang tahun 2024.

Kepala BNNK Tanjungpinang, Kombes Pol Heryanto, menjelaskan bahwa perubahan situasi global yang cepat berdampak pada jenis varian narkotika dan perkembangan jaringan sindikat narkoba internasional.

“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi BNN dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN),” ujarnya saat konferensi pers di Kantor BNNK Tanjungpinang, Selasa (24/12/2024).

BNN berperan sebagai leading sector dalam penanganan masalah narkotika sesuai amanat UU No. 35 Tahun 2009.

“Kami berkewajiban mengoordinasikan seluruh elemen bangsa dalam pelaksanaan P4GN,” tambahnya.

Kombes Pol Heryanto menegaskan bahwa BNN memandang kejahatan narkotika sebagai ancaman serius bagi kemanusiaan dan peradaban.

Permasalahan ini menjadi isu strategis yang masuk dalam misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada program prioritas ke-6.

Selama 2024, BNNK Tanjungpinang telah melaksanakan berbagai program. Di antaranya:

Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba): Melibatkan Kelurahan Air Raja dan Kampung Baru.

Ketahanan Keluarga: Intervensi terhadap 10 keluarga melalui pendidikan keluarga dan pelatihan keterampilan pengasuhan (parenting skill).

Sekolah Bersinar: Memberdayakan lima sekolah (SMPN 8, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 15, dan SMP Maranatha) dengan melibatkan 10 pelajar sebagai peer educator serta membentuk 174 relawan anti-narkoba.