Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tidak diraih secara instan.
Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan para peserta melalui program pembinaan yang berkelanjutan, termasuk pelaksanaan training center (TC) sebanyak tiga kali sebelum MTQ berlangsung.
Selain pembinaan teknis, para peserta juga diberikan motivasi agar mampu mempertahankan tradisi prestasi yang telah diraih Batam pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) maupun MTQ tingkat provinsi.
“Anak-anak kafilah kita sudah tiga kali mengikuti TC. STQ kita tiga tahun berturut-turut meraih piala tetap, dan sekarang MTQ juga tiga tahun berturut-turut menjadi juara umum. Ini menunjukkan pembinaan yang dilakukan berjalan secara berkesinambungan dan terukur,” tutur Amsakar.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan Batam sebagai salah satu daerah dengan pembinaan seni baca Al-Qur’an yang konsisten di Provinsi Kepulauan Riau.

