Ia menambahkan, distribusi bibit dilakukan secara bertahap sesuai periode tanam, yakni 70 hektar pada Januari, 210 hektar pada Februari, dan 197 hektar pada Maret 2025.
Program ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya swasembada pangan nasional, sekaligus menjadi upaya nyata dalam memberdayakan petani lokal. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama kesuksesan program ini.

