HARIANMEMOKEPRI.COM – Curah hujan yang tinggi melanda Tanjungpinang sejak kemarin menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Selain itu, akibat curah hujan tersebut sebuah tiang lampu lalu lintas roboh pada Jumat (10/1/2025) malam, sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut harus diberlakukan satu arah.
Pihak Dinas Perhubungan (Dishub), PLN, dan Kepolisian langsung melakukan perbaikan dan pengamanan lalu lintas untuk meminimalisir dampak insiden ini.
Kabid Lalu Lintas Dishub Tanjungpinang, Savran, menjelaskan bahwa pemberlakuan satu jalur dilakukan untuk kendaraan yang melintas dari arah Jalan DI Panjaitan menuju Simpang Kota Piring.
“Langkah ini kami ambil demi keselamatan pengendara. Pemberlakuan satu jalur sudah dilakukan sejak kejadian berlangsung tadi malam,” ungkap Savran, Sabtu (11/1/2025).
Savran juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara dan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
“Harapannya, masyarakat lebih waspada dan memilih jalur alternatif untuk sementara waktu,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Melayu Kota Piring, Andika Oktorananda, menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung saat arus lalu lintas sedang sepi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
“Tiang lampu lalu lintas tumbang sekitar pukul 18.30 WIB setelah magrib. Tidak ada korban jiwa, tetapi kejadian ini sempat menghambat arus lalu lintas,” jelas Andika.
Hingga kini, proses perbaikan tiang lampu lalu lintas di simpang empat Kota Piring masih terus dilakukan agar arus kendaraan segera kembali normal.

