Jombang — Kementerian PUPR mengoperasikan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kelurahan Bajardowo, Jombang dengan sistem baru.
Semula pengoperasian TPA hanya menggunakan sistem penimbunan sampah terbuka, kini menjadi sistem sanitary landfill.
Dengan sitem ini, bisa meminimalisir dampak terhadap pencemaran, baik air, tanah, maupun udara sehingga ini akan lebih ramah lingkungan.
Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR mengatakan, aspek struktural dan non struktural bisa dilakukan untuk menangani masalah sampah.
Aspek struktural dengan cara membangun infrastruktur persampahan dan aspek non struktural seperti mendorong masyarakat akan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Pembangunan infrastruktur pengolahan sampah dengan skala kawasan, dinilainya lebih efektif untuk volume yang tidak terlalu besar, sehingga pengurangan sampah dapat dilakukan mulai dari yang terdekat atau sumbernya ,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Sementara (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan bahwa Pengembangan TPA ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan Negara Jerman dalam memenuhi Program Emission Reduction in Cities–Solid Waste Management (ERIC-SWM).
“Terdapat 4 kota/kabupaten lain yang menjadi pilot dalam program tersebut, yaitu Kota Jambi, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Jombang. Di Jombang sendiri ini adalah pengembangan TPA yang terakhir tengah diselesaikan program ERIC-SWM,”
“Program ERIC-SWM dimaksudkan agar bisa memberikan kontribusi dalam pelaksanaan strategi perubahan iklim di Indonesia, khususnya di daerah kota, melalui investasi fasilitas pengolahan sampah rumah tangga secara higenis dan ramah lingkungan,” kata Diana.
Diana juga mengatakan, penyelesaian pengembangan TPA Banjardowo targetnya dapat selesai di pertengahan Juli 2022 dan langsung dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jombang untuk pengelolaan sampah.
Pengembangan sampah melalui program ERIC-SWM ini memiliki keistimewaan, dimana sampah yang dikelola akan menjadi bahan berguna, misalnya plastic akan diolah menjadi bricket, dan sampah organic akan diolah menjadi kompos.

