HARIANMEMOKEPRI.COM — Ustadz Syamsuddin Nur Makka kembali mengisi tausyiah Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Iman Kijang Kabupaten Bintan, Jumat (13/2023).

Tausyiah yang disampaikan Ustadz Syamsuddin Nur Makka ini merupakan rangkaian peringatan Tabligh Akbar tingkat Provinsi Kepri melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Baca Juga: Kejati Kepri Lakukan Eksaminasi Di Kejari Natuna Dalam Tangani Perkara Mulai Pra Penuntutan Hingga Eksekusi

Sebelum mengisi Tausyiahnya di Masjid Nurul Iman Kijang, Ustadz Syamsuddin Nur Makka juga pernah berceramah di Gedung Daerah Tepi Laut Tanjungpinang bertepatan HUT Provinsi Kepri ke 21 tahun.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan seluruh jajarannya yang telah menyelenggarakan Tabligh Akbar ini.

Baca Juga: Pj Walikota Tanjungpinang Buka Pengenalan Investasi Legal/Ilegal Kepada Anak Guru Dan OJK Perwakilan Kepri

Ia berharap, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Semoga kita semua dapat meneladani akhlak dan perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Baca Juga: Gali Ilmu Literasi Digital Bagi Generasi Milenial, Selly Febrilia:Jangan Umbar Sensasi Tapi Kasih Prestasi

Sementara itu Ustadz Syamsuddin Nur Makka dalam tabligh akbar tersebut menyampaikan tausyiah dengan tema Meneladani Rasulullah SAW Sebagai Guru Sepanjang Masa.

Ustadz Syam (sapaan akrabnya_red) mengatakan bahwa salah satu cara untuk meneladani Rasulullah SAW adalah dengan senantiasa belajar dan bertanya.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Bintan Pasang Himbauan Larangan Di Areal Waduk Retensi, Antisipasi Hal Tidak Diinginkan

“Rasulullah SAW adalah orang yang paling berilmu dan paling banyak mengajarkan ilmu kepada umatnya. Oleh karena itu, kita harus senantiasa belajar dan bertanya agar dapat menjadi orang yang berilmu dan bermanfaat bagi orang lain,” jelas Ustadz Syamsuddin Nur Makka.

Ustadz Syam juga menyampaikan bahwa harus meneladani Rasulullah SAW dalam hal akhlak dan perilakunya sosok yang penyayang, dermawan, dan selalu berbuat baik kepada sesama.

Baca Juga: Leg Pertama Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Brunei Darussalam, Sananta Cetak Dua Dimas Drajat Hattrick

“Tidak hanya dari ilmu, keteladanan Rasulullah SAW juga bisa kita tiru dari akhlak dan perilakunya, Rasulullah lah sebaik-baiknya manusia yang bisa kita jadikan pedoman,” pungkas Ustadz Syam

Untuk keselamatan di dunia dan akhirat, Ustadz Syam memberikan pesan bahwa umat Islam harus banyak berdoa dan beristighfar, serta membaca ayat Kursi dan doa sayyidul istighfar setiap pagi dan sore, agar mendapat perlindungan dari Allah SWT dan masuk surga.