Ia berharap peringatan ini dapat memberikan manfaat dan menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an.

“Peringatan Nuzulul Quran momentum untuk jadikan Alquran sebagai Asyifa (obat) dari penyakit hati. Kondisi saat ini banyak orang mengalami cemas, stres, iri hati, dendam dan lain sebagainya berbagai penyakit hati itu hanya bisa disembuhkan melalui alquran,” ungkapnya

Kolonel Ampu menyampaikan Jika tiap keluarga muslim membiasakan anggota keluarganya senantiasa membaca alquran , niscaya menjadikan pribadi yang tenang.

“Ketenangan itu sangat kita butuhkan dalam aktivitas keseharian dan memperoleh kesuksesan dalam setiap aspek kehidupan,” terang Kolonel Ampu.

Dalam tausyiah agama yang disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau, Dr KH Bambang Maryono, dijelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang dapat dipegang hingga saat ini.

“Al-Qur’an adalah kitab suci yang paling banyak dibaca di seluruh dunia. Kitab yang luar biasa karena dibaca tanpa henti selama 24 jam di berbagai penjuru dunia,” jelas Bambang.