“Nuzulul Quran yang rutin kita peringati setiap tahun ini bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kita juga diajak untuk mengambil hikmah dari peristiwa turunnya Alquran,” ujar Lis.

Ia menambahkan, peringatan Nuzulul Quran memiliki dua makna penting bagi umat Islam.

Pertama, sebagai momentum introspeksi diri. Kedua, untuk membangun kehidupan yang lebih baik, di dunia maupun di akhirat.

Walikota juga berharap agar budaya membaca dan mengamalkan Alquran bisa menjadi bagian dari keseharian masyarakat Tanjungpinang.

Menurutnya, pemahaman agama yang kuat sejak dini akan melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia.

“Dengan dasar agama yang kokoh, saya yakin Tanjungpinang akan memiliki generasi yang berakhlakul karimah,” tutup Lis Darmansyah.