Baca Juga: Persib Bandung Bakal Berjuang Habis-Habisan Pada Sisa Laga BRI Liga 1
Puasa Sunnah Syaban harus dimulai sebelum tanggal tersebut, sejak tanggal 1 atau paling maksimal tanggal 15. Bila sampai tanggal 15 belum berpuasa, maka haram berpuasa pada tanggal 16 sampai akhir Sya’ban.
Ketentuan ini berdasarkan hadits Nabi: Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA sungguh Rasullah SAW bersabda: Ketika Sya’ban sudah melewati separuh bulan, maka janganlah kalian berpuasa. (HR Imam Lima: Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah)
Salah satu amalan sunah pada bulan tersebut adalah melaksanakan puasa. Kesunahan Puasa Sunnah Syaban banyak disinggung di dalam hadits Nabi Muhammad SAW, salah satunya adalah berikut ini: Diriwayatkan dari ‘Aisyah RA, ia berkata: Rasulullah SAW sering berpuasa sehingga kami katakan: Beliau tidak berbuka.
Beliau juga sering tidak berpuasa sehingga kami katakan: Beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan; dan aku tidak pernah melihat beliau dalam sebulan (selain Ramadhan) berpuasa yang lebih banyak daripada Puasa Sunnah Syaban. (Muttafaqun ‘Alaih. Adapun redaksinya adalah riwayat Muslim).***

