Peserta juga diharapkan membawa simbol-simbol keislaman seperti unta, gajah, masjid dan lain sebagainya yang sesuai dengan nuansa Tahun Baru Islam.
“Peserta wajib mengumandangkan shalawat, qasidah dan lagu islami lainnya selama mengikuti pawai. Diperkenankan pula membawa alat tabuh,” tuturnya.
Menurutnya, setiap kelompok peserta yang memenuhi syarat akan dinilai untuk mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan.
Salah satu peserta yang sangat unik di acara tersebut yaitu Majelis Taklim Masjid At-tiin Buana impian Tembesi di pimpin oleh ketua Majelis Taklim Ibu Paryanti menampilkan kebaya terbuat dari bahan daur ulang plastik rumah tangga yang di jadikan busana muslim untuk mengikuti Pawai itu.
Paryanti mengatakan ia sengaja menampilkan busana ini untuk dapat menyatukan kegiatan sehari hari dalam meningkatkan ekonomi kreatif rumahan.

