“Pemko Tanjungpinang telah memberikan dukungan penuh. Jamaah akan dilepas secara resmi oleh Walikota pada 1 Mei 2025 pagi di Masjid Agung Al-Hikmah, sebelum diberangkatkan ke Batam,” ungkapnya.

Setibanya di Batam, jamaah akan menginap semalam di Asrama Haji. Keberangkatan ke Madinah dijadwalkan pada 2 Mei 2025 sebagai bagian dari gelombang pertama.

Di Madinah, para jamaah akan menjalankan ibadah shalat arbain selama sekitar delapan hari, kemudian melaksanakan umrah dan rangkaian ibadah haji di Mekkah. Perjalanan diperkirakan berlangsung selama 41 hari.

“Pendampingan untuk jamaah juga telah disiapkan, terdiri dari ketua kloter dari Karimun, pembimbing ibadah dari Tanjungpinang, tenaga medis, pemandu haji daerah, dan satu orang pembimbing ibadah,” tambah Erizal.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, dalam sambutannya mengingatkan para calon jamaah haji untuk menjaga kondisi fisik dan stamina selama berada di tanah suci.

“Cuaca di Arab Saudi bisa mencapai 40 hingga 42 derajat Celsius, jadi jamaah perlu menjaga kesehatan. Bawalah suplemen vitamin dan barang yang penting saja,” imbau Lis.

Ia juga berharap para jamaah bisa memanfaatkan waktu untuk beribadah secara maksimal dengan niat yang ikhlas.

“Laksanakan ibadah dengan ikhlas, banyak-banyak berdoa, memohon ampunan, dan perbanyak shalat sunnah seperti shalat taubat, hajat, dan lainnya,” pesannya.