Rahma menegaskan bahwa anggaran dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) bisa dimanfaatkan selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan untuk kepentingan masyarakat.

“Jadi, tidak ada yang mustahil. Seorang kepala daerah harus mampu membuat terobosan, tidak hanya bergantung pada APBD. Di situlah kemampuan seorang pemimpin diuji,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya estafet kepemimpinan yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya oleh segelintir orang.

“Saya ingin masyarakat tahu bahwa saya bukan bagian dari dinasti politik,” pungkasnya.