Imam Aji juga menambahkan, saat ini keberadaan tutor Bahasa Mandarin masih tergolong terbatas.
Karena itu, ia menilai program Ming Li menjadi peluang yang sangat berharga bagi para siswa untuk mempelajari bahasa yang memiliki prospek besar, khususnya di kawasan pariwisata dan industri yang berkembang di Kabupaten Bintan.

