Sementara itu, tutor program Ming Li, Kutut Mahmuda yang akrab disapa Miss Gusti, juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Ia berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar bahasa asing ini secara maksimal sebagai bekal memasuki dunia kerja di masa mendatang.

“Saya menaruh harapan besar pada program ini. Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan maksimal sebagai bekal di dunia kerja nantinya,” kata Miss Gusti.

Imam Aji juga menambahkan, saat ini keberadaan tutor Bahasa Mandarin masih tergolong terbatas.

Karena itu, ia menilai program Ming Li menjadi peluang yang sangat berharga bagi para siswa untuk mempelajari bahasa yang memiliki prospek besar, khususnya di kawasan pariwisata dan industri yang berkembang di Kabupaten Bintan.