HARIANMEMOKEPRI.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (BEM FISIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang (UMRAH) melakukan pemilihan.

Dalam pemilihan ketua BEM FISIP UMRAH Tanjungpinang ini terdapat dua pasangan calon yakni Aidil Zulfa bersama Herry Rahma Cahyadi dan Raja Musyaffa Abiyya Savana bersama Tiara Ayu Puspita Sari

Dari hasil pemilihan BEM FISIP UMRAH Tanjungpinang tersebut, pasangan Aidil Zulfa – Herry Rahma Cahyadi unggul telak dengan perolehan 640 suara, sedangkan Raja Musyaffa Abiyya Savana – Tiara Ayu Puspita Sari hanya memperoleh 385. Sementara tidak sah sebanyak 249 suara.

Dalam proses pemilihan BEM FISIP UMRAH Tanjungpinang ini, juga dibentuk penyelenggara bernama KPR (Komisi Pemilihan Raya) dan Pengawas Bawasra (Badan pengawasan pemilihan raya).

Ketua KPR FISIP UMRAH Tanjungpinang, Chelsea Puspita(18) mengatakan, pemilihan BEM sudah melalui berbagai tahapan dan jadwal sejak 13 Desember 2024, menjadi awal dilakukannya pendaftaran Pasangan calon.

“Kemudian pada 15 Desember kami umumkan hasil verifikasi berkas. Dan diumumkan ada dua paslon yang ikuti pesta demokrasi di FISIP Ini,” ungkap Chelsea Mahasiswi asal Jurusan Ilmu Hukum, Jumat (20/12/2024).

Keseruan pemilihan BEM FISIP UMRAH Tanjungpinang itu terdapat tahapan debat Paslon dengan menetapkan tema, kordinator dosen setiap masing-masing jurusan yang menjadi panelisnya.

“Iya kami juga ada debat. Sudah dilaksanakan pada 18 Desember kemarin. Dan sudah selesai proses penghitungan suara,”ucap Chelsea.

Sementara itu, Ketua Bawasra FISIP UMRAH Tanjungpinang Kurniaseh (19) menyampaikan, bahwa tugas yang dilakukan sebagai pengawas juga tidak jauh berbeda dengan Bawaslu.

“Kami adopsi seperti bawaslu. Walaupun tidak maksimal. Soalnya kami kan lingkupnya hanya fakultas saja,” tuturnya

Kurniaseh Mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional mengaku juga senang dengan adanya pemilihan BEM FISIP UMRAH Tanjungpinang yang sudah hilang sejak 8 tahun lalu.

“Bagi kami sebagai mahasiswa baru juga. Ini pengalaman berharga. Seru, senang, ada sedih juga. Soalnya pemilihan ini juga banyak dibuat isu-isu sampai ke media sosial,”ujarnya sambil tertawa.