HARIANMEMOKEPRI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang terus mengoptimalkan penerapan standar dapur sehat guna memastikan proses pengolahan makanan yang higienis, aman, dan bergizi bagi seluruh Warga Binaan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam menjamin kualitas layanan pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya di bidang pangan.

Proses pengolahan makanan di dapur Lapas Cipinang dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kebersihan, keamanan pangan, serta kesesuaian nilai gizi.

Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencucian, pengolahan, hingga penyajian, seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur operasional standar guna memastikan makanan yang dikonsumsi Warga Binaan layak, sehat, dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa dapur sehat merupakan elemen penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis.

Menurutnya, kualitas proses pengolahan makanan mencerminkan tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar Warga Binaan.

Dapur sehat tidak hanya tentang memasak, tetapi juga tentang penerapan standar pengolahan yang higienis dan terkontrol.

“Makanan yang layak dan bergizi merupakan hak setiap Warga Binaan yang harus dipenuhi secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Wachid, Jumat (23/1/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Cipinang, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa pengelolaan dapur sehat merupakan bagian dari sistem pembinaan yang terintegrasi.

Menurutnya, asupan gizi yang baik akan berdampak langsung terhadap kondisi fisik, mental, serta keberhasilan program pembinaan secara keseluruhan.