Namun, Ekosistem estuari saat ini mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia seperti pembangunan infrastruktur, penangkapan ikan yang berlebihan, dan pencemaran limbah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pelestarian dan pengelolaan yang baik untuk menjaga keberlangsungan ekosistem estuari dan mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.
Baca Juga: Olahraga Bersama Seluruh Stakeholder, Kapolda Kepri: Jalin Silaturahmi Bangun Rasa Kebersamaan
6. Ekosistem pantai batu adalah lingkungan alami yang terbentuk di sekitar pantai yang terdiri dari batu-batu besar dan kecil yang menjadi habitat bagi berbagai jenis makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme.
Ekosistem pantai batu dapat menyediakan sumber daya alam seperti ikan, kerang, dan plankton serta berfungsi sebagai penahan abrasi pantai dan tempat rekreasi bagi manusia.
7. Ekosistem pantai pasir adalah lingkungan alami yang terbentuk di sekitar pantai yang terdiri dari pasir, air laut, dan berbagai jenis organisme seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme.
Ekosistem pantai pasir memiliki peranan penting dalam menyediakan sumber daya alam seperti makanan laut dan juga berfungsi sebagai tempat hidup yang penting bagi berbagai jenis satwa liar.
Selain itu, ekosistem pantai pasir juga berfungsi sebagai tempat rekreasi dan pariwisata yang populer di banyak negara.
8. Ekosistem terumbu karang adalah lingkungan alami yang terbentuk di laut dangkal yang terdiri dari terumbu karang, ikan, moluska, dan organisme laut lainnya. Terumbu karang adalah bentuk kehidupan laut yang kompleks yang terdiri dari koloni polip karang yang saling berinteraksi dan membentuk ekosistem yang sangat beragam.

