2. Ekosistem laut dalam atau disebut juga dengan zona pelagis adalah Ekosistem laut yang terletak di bawah permukaan laut dan mencakup wilayah laut yang dalam. Ekosistem ini terdiri dari berbagai spesies dan organisme laut yang hidup di berbagai kedalaman. 

Ekosistem laut dalam memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem global, seperti menyimpan karbon, mengatur suhu air laut, dan memperbaiki kualitas air. Namun, Ekosistem laut dalam saat ini tengah menghadapi berbagai ancaman seperti Perubahan Iklim, penangkapan ikan yang berlebihan, dan pencemaran laut. 

Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk melestarikan dan melindungi Ekosistem laut dalam agar dapat terus memberikan manfaat bagi keberlangsungan hidup manusia dan spesies laut lainnya.

Baca Juga: TNI Manunggal Membangun Desa Ke 116, Selama 30 Hari Berlangsung di Kelurahan Sambau Kota Batam

3. Ekosistem waduk adalah ekosistem air tawar yang terbentuk dari adanya bendungan atau dam yang mengarah pada pembentukan waduk. Ekosistem ini terdiri dari berbagai spesies tumbuhan dan hewan yang hidup di sekitar waduk, seperti ikan, burung air, reptil, dan serangga. 

Ekosistem waduk juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem air tawar, seperti menyediakan air untuk irigasi, energi listrik, dan kebutuhan masyarakat sekitar. Namun, ekosistem waduk juga rentan terhadap berbagai ancaman, seperti limbah industri, limbah pertanian, dan perburuan liar yang tidak terkontrol. 

Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya pengelolaan dan pelestarian ekosistem waduk yang baik agar dapat terus memberikan manfaat bagi keberlangsungan hidup manusia dan spesies lainnya.