Keunikan lainnya yang menonjol masyarakatnya majemuk. Hampir berbagai suku di Indonesia ada Bumi melayu. Kita hidup sejak lama dalam kebudayaan yang sama, bersatu dengan etnik lain dan membangun masyarakat multirasial.

Karena itu, jangan heran suasana majemuk mewarnai kehidupan di Riau dan Kepri. Ada beberapa suku yang hidup, misalnya Melayu, Bugis, Minangkabau, Batak, Jawa, Flores, Banjar, Minahasa dan Buton.

Dengan demikian Bumi Melayu dapat dikatakan sebagai “miniatur Indonesia”.

Kehidupan antara satu suku dengan lainnya berlangsung sangat baik. Meski kadang kala ada gesekan, sifatnya hanya pribadi dan dalam skala kecil.

Itulah sebabnya dalam beberapa kali baik Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Pemikihan Kepala Daerah (Pilkada) selalu dalam kondisi yang sangat aman.

Walaupun beberapa daerah kecil juga merupakan lintasan kegiatan kelompok destruktif. Tetapi tidak menggoyahkan sendi persatuan “Bhineka Tunggal Ika”. Kebudayaan Melayu berfungsi sebagai payung dalam kemajemukan suku.

Menurut budayawan Riau yang mendapat gelar DR Honoris Causa di Malaysia, Tenas Effendy, masyarakat Riau selalu terbuka dan toleran terhadap suku lain.