HARIANMEMOKEPRI COM — Timnas Indonesia U22 sudah menjalani pemusatan Latihan TC) di Lapangan A Jakarta, Rabu (01/2023).

Pemain yang mengikuti Pemusatan Latihan (TC) pada hari pertama baru bergabung 28 orang pemain dari 34 orang nama yang dipanggil.

Pemusatan Latihan (TC) untuk persiapan SEA Games pada bulan Mei di Kamboja mendatang, pada latihan perdana ini punggawa Timnas Indonesia U22 tampak cukup baik. 

Baca Juga: Group B Piala Asia U20 AFC 2023, Vietnam Unggul 1-0 Atas Australia

“Hari ini kita memulai latihan perdana persiapan tim Nasional SEA Games yang akan berlangsung di Kamboja di bulan Mei dan Alhamdulillah hari ini 28 pemain hadir. Kami melihat kondisi pemain cukup bagus dan memberikan latihan ringan terlebih dahulu hari ini,” kata pelatih Indonesia U22, Indra Sjafri.

Indra Sjafri mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub di Liga 1 maupun Liga 2 yang telah mengirimkan pemainnya yang dipanggil untuk bisa mengikuti Pemusatan Latihan (TC).

Baca Juga: Laga Group A Piala Asia U 20, Indonesia Gagal Meraih Poin atas Irak Dengan Skor 0-2

“Saya ucapkan terima kasih kepada klub-klub, baik dari Liga 1 dan Liga 2 yang telah mengirimkan pemainnya untuk TC kali ini. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” tambahnya.

Indra Sjafri mengatakan untuk Pemusatan Latihan (TC) kali ini akan dibagi dua tahap. Tahap pertama digelar pada 1-8 Maret, sedangkan tahap dua dijadwalkan pada 9-16 Maret

“Ini baru hari pertama, saya surprise karena hampir 80 persen mereka baru pertama kali dipanggil tim nasional dan mereka tentu kita berikan kesempatan untuk bisa menunjukkan kualitasnya untuk kita jadikan bagian dari tim nasional SEA Games nanti,” tutur Indra Sjafri.

Baca Juga: Zakat Fitrah Wajib Dikeluarkan, Berikut 5 Tata Cara Pembayarannya

Lebih lanjut Indra Sjafri mengatakan, dirinya bakal menerapkan sistem promosi dan degradasi dalam Pemusatan Latihan (TC) ini. Karena itu, mayoritas pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan merupakan muka-muka baru.

Pada Pemusatan Latihan (TC) tahap pertama ini gelombang 1 dan 2 nanti yaitu dirinya akan melihat potensi baru di luar potensi yang sudah ada, yang notabene mereka bermain reguler di tim Liga 1.

“Jadi kerangka tim ini sebenarnya adalah pemain-pemain yang sudah bermain di Liga 1 yang dulunya adalah Tim Nasional Piala Dunia U-20 yang batal di tahun 2021, yaitu rata-rata yang lahir tahun 2001 dan 2002,” pungkasnya.***