Harian Memo Kepri | Nah Loh — KATA Rocky Gerung, kekurangan oksigen bikin orang jadi dungu. Tapi kalau kehabisan oksigin seperti Ny. Prapti, 32, gara-gara dibekap bantal suami, ya wasalamlah. Suaminya, Panut, 35, setega itu lantaran tiap hari dinyinyiri istri pasca pernah kepergok selingkuh dengan janda. Dua anaknya langsung jadi yatim seketika.
Orang hidup tak bisa lepas dari oksigin. Untungnya oksigin pemberian Allah Swt manusia tak perlu beli, kecuali di Rumah Sakit. Maka ketika karhutla terjadi di mana-mana, pemerintah jadi repot dibuatnya. Rakyat terganggu untuk bernapas, gara-gara oksigin dilibas asap. Dan di era gombalisasi, karhutla bisa dijadikan alat politik untuk menggoyang presiden.
Di Gresik, Jawa Timur, beda lagi. Seorang istri bernama Prapti, mati kehabisan oksigen, akibat istri memergoki suami menggoyang janda. Hampir setiap hari dinyinyiri dan diolok-olok aksi mesumnya tersebut. Lama-lama Panut jadi emosi. Istri yang suka nyinyir macam kampret dan kecebong itu dibekap bantal sampai tak bisa bernapas. Beberapa menit kemudian, Prapti mati lemas.
Awalnya rumahtangga Prapti-Panut aman dan damai. Dua anak telah lahir dari hasil kerjasama nirlaba selama 5 tahun menikah. Tiba-tiba Panut terpikat pada seorang janda bahenol yang ciumannya dijamin bebas kolesterol. Dia lupa bahwa di rumah ada istri dan dua anak yang perlu cinta dan kasih sayang ortunya.
Celakanya janda bahenol itu menanggapi aspirasi arus bawah Panut. Jadilah mereka membangun koalisi kenikmatan di rumah kosong.
Lama-lama ada warga yang memergoki, sehingga lapor pada Prapti. Klimaksnya, aksi mesum itu di-OTT sendiri oleh Prapti. Beruntung oleh Pak Kades bisa didamaikan, tidak sampai terjadi tuntutan hukum.
Mestinya sejak itu tutup buka sudah kasus tersebut. Tapi ibu muda dari Desa Tanjungan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, tidak demikian. Jika ada masalah apa saja langsung dilempar ke suami.
“Alah kamu juga begitu, kalau ada duit pasti selingkuhnya di hotel,” kata Prapti Gresik tembak langsung.
Hampir tiap hari diolok-olok macam kampret-kecebong menjelang Pilpres, Panut lama-lama darahnya mendidih juga.
Pas istrinya bernyinyir ria sambil tiduran di ranjang, langsung saja dibekap pakai bantal. Semakin Prapti berontak, semakin kuat Panut menekan bantal itu. Maka benar kata Rocky Gerung, jika kekurangan oksigin bikin dungu, kehabisan oksigin bisa mati.
Yang terjadi atas Prapti seperti itu. Lama-lama tubuh lemas, tak bergerak. Nyawa telah lepas dari badan, diambil mendadak malaikat Izroil. Tapi Panut tak menyesal, kedua anaknya dititipkan pada family di Surabaya dan dia kemudian menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo.
“Lapor Pak polisi, saya baru saja bunuh istri,” katanya tegas dan jelas.
sumber | dok. | poskotanews.com









