Info Dunia — Rolak 70 adalah sebutan sebuah kawasan bekas Bendungan Sungai Konto yang saat ini sebagian wilayahnya masuk wilayah Kabupaten Jombang.

Bendungan ini dibangun pada jaman penjajahan Belanda untuk mengaliri perkebunan tebu di Wilayah Kecamatan Gudo Jombang.

Rolak 70 Gude merupakan sebuah bendungan yang di bangun masa pemerintahan Kolonial Belanda, bedungan ini berada di aliran lahar dingin Gunung Kelud Kediri.

Bangunnya terlihat masih kokoh, struktur bangunan menunjukkan betapa kualitas bangunan pada zaman itu sangatlah bagus.

Bendungan Rolak 70 Gude ini digunakan sebagai irigasi untuk mengairi areal persawahan masyarakat dan warga tionghoa yang kala itu menanam tebu.

Beragam cerita masyarakat munculnya pabrik gula di wilayah Kabupaten Jombang karena etnis tionghoa kala itu banyak yang menanam tebu.

Pada era penjajahan Belanda, Rolak 70 merupakan bendungan terbesar di Sungai Konto.

Dari pintu air sebanyak 70 buah itu, mengalir irigasi ke berbagai penjuru. Belakangan, karena debit air Sungai Konto yang terus mengecil, aliran sungai tidak sampai di bendungan. Jadilah Rolak 70 mangkrak.

Nama Rolak 70 sendiri diambil dari jumlah menara penggerek pintu air yang berjumlah tujuh puluh.

Bendungan yang memiliki ketinggian sekitar dua meter dari permukaan air tersebut dibangun untuk mengaliri perkebunan tebu di wilayah Kecamatan Gudo kala itu.