Lokalisasi Sintai Batam Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Bar Terpaksa Ditutup

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Sabtu, 28 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. tribunbatam.id

dok. tribunbatam.id

Harian Memo Kepri | Batam —Belasan Bar di Pusat rehabilitasi sosial non panti Teluk Pandan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sintai, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri. Terpaksa tutup pasca diterjang angin puting beliung.



Nasir ketua Rw Sintai, mengatakan Jumat (27/2019) Bar yang terkena musibah dihantam angin puting beliung terpaksa tutup.

“Satu hari ini ada beberapa pemilik bbar yang berusaha memperbaiki, namun yang lain dibiarkan begitu saja,”kata Nasir.

Dia mengatakan para karyawan Bar, terpaksa numpang di bar lain.”Ini masih banyak yang dibiarkan begitu saja. Ya ya g punya uang mereka beruaaha memperbaikinya, tapi yang tidak punya mau bagaimana,”kata Nasir.



Dia juga mengatakan malam ini (Jumat 27/2019_red) bar banyak tutup.”Ya mau gimana terpaksalah tutup,”kata Nasir.

Tidak sampai lima menit 16 Bar atapnya terban, atap sangkut dan menghantam delapan Bar lainnya.



Seperti inilah kondisi saat angin puting beliung menghantam bar di Pusat rehabilitasi sosial non panti Teluk Pandan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sintai.

M. Nasir, menceritakan kronologis kejadian dimana sebelum angin puing belinung datang awan gelap menutupi langit tanda mau datang hujan.

“Kejadiannya itu tiba -tiba. Angin datang dati atah laut, dan berputar,”kata Nasir.



Dia mengataka angin yang berputar tersebut dengan cepat berpindah dan menghantam 16 bar.”Atapnya sempat diangkat ke atas lalu terbang ke bar lainnya,”kata Nasir.

Dia mengatakan tidak lama setelah anhin puting beliung tersebut angin kencang disertai hujan datang.”Jadi atap yang terbang itu menimpa atap rumah lainnya,”kata Nasir.

Kejadian tersebut membuat puluhan penghuni Sintai berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.”Jam segitu rata rata penguhuni masih tidur, jadi semua berhamburan ke luar,” kata Nasir

sumber | dok. | tribunbatam.id

Baca Juga :  Pasca Pemberlakuan PP Nomor 41 Tahun 2021, BP Batam Gelar FGD Bahas Peluang dan Tantangan Pengelolaan Usaha Hilir Minyak dan Gas di KPBPB

Baca Juga :  Sengketa Pers, Wartawan Kalsel Meninggal saat Ditahan Polisi

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru