Sementara itu, Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen Pol M. H. Ritonga, membuka langsung kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya peran auditor internal dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Pengamanan objek vital bukan hanya soal penjagaan fisik, tetapi juga manajemen risiko yang terukur. Auditor internal menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi celah keamanan sebelum menjadi ancaman nyata,” tegasnya.

Dukungan terhadap peningkatan standar pengamanan juga datang dari sektor swasta. Direktur Utama PT TSSI, Basuki Suko, menyebut kolaborasi antara kepolisian, pengelola aset, dan pihak swasta sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.

Acara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh pimpinan kegiatan, serta dihadiri jajaran pejabat utama Baharkam Polri, termasuk perwakilan Direktorat Samapta, Direktorat Polsatwa, dan para pakar Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional (Sispamobvitnas).

Melalui pelatihan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme pengamanan guna menjamin kelancaran operasional objek-objek strategis yang berperan penting bagi kepentingan masyarakat luas.