Perjanjian itu bertujuan untuk menginginkan kesehatan awet muda dan beberapa ilmu sakti yang hebat dengan mendalami ilmu gaib. Isi dalam perjanjian dengan alam ghaib itu yaitu dengan rutin harus mencarikan tumbal berupa meminum darah wanita yang hamil besar atau darah bayi baru lahir.
Korban dari kuyang akan diisap darahnya sampai lemas, dan kuyang yang berhasil meminum darah korbannya ini akan memiliki hidup yang abadi, kuat, dan sakti. Apabila siluman kuyang tersebut tidak berhasil menjalankan aksinya siluman kuyang akan menghisap darah hewan.
Baca Juga: Mitos Rumah Tusuk Sate Ternyata Ada Fakta Menarik Juga, Apa Saja ? Berikut Penjelasannya
Sayangnya manusia yang mendalami ilmu ghaib dengan perjanjian nya tersebut itu menjadi bumerang kepada manusia tersebut. Pasalnya perjanjian tersebut berbuah kutukan karena manusia tersebut tidak bisa terlepas dari perjanjian dengan alam gaib.
Pada siang hari siluman Kuyang menjadi manusia biasa yang mengenakan jubah. Lalu saat malam datang manusia kuyang terbang mencari tumbal. Kesaksian masyarakat dari mulut ke mulut menceritakan pengakuan melihat siluman kuyang pada saat terbang, seolah sedang melihat burung besar.

