HARIANMEMOKEPRI.COM — Pemerintah Desa (Pemdes) Musai bersama personel Batalyon TP 849 Beladau Sakti dan masyarakat setempat menggelar gotong royong perbaikan jalan dan jembatan di ruas jalan lintas Desa Musai menuju Daik, ibu kota Kabupaten Lingga, Jumat (2/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah terjadinya kecelakaan warga untuk kedua kalinya di jalur tersebut.

Jalan lintas Desa Musai–Daik merupakan akses utama penghubung antar desa sekaligus jalur vital mobilitas masyarakat.

Kondisi jalan yang berlubang, terutama di jembatan Musai menuju Desa Nerekeh, sebelumnya menyebabkan seorang pengendara sepeda motor terpental dan terjatuh ke sungai.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meski korban mengalami trauma serta kerugian materi.

Melihat kondisi itu, Pemdes Musai bersama TNI dan warga berinisiatif turun langsung melakukan perbaikan darurat guna mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.

“Ini sudah kejadian yang kedua. Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak,” ujar Sekretaris Desa Musai, Efendi, saat dikonfirmasi.