HARIANMEMOKEPRI.COM – Warga Kampung Budus, Desa Merawang, Kecamatan Lingga, berhasil menangkap seekor buaya berukuran sekitar satu meter masuk ke sungai kawasan Pasar Kampung Budus, Senin (17/8/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Buaya tersebut ditangkap oleh warga bernama Kusriadi dan Rangga S. Zain bersama sejumlah pemuda setempat.
Keberadaan reptil tersebut sebelumnya telah membuat masyarakat resah dan khawatir, terutama karena sungai tersebut berada di kawasan permukiman.
Menurut informasi yang dihimpun Harianmemokepri.com, dalam beberapa waktu terakhir warga mulai melihat kemunculan buaya di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman penduduk.
Sungai tersebut diketahui kerap digunakan warga untuk beraktivitas. Bahkan, anak-anak setempat sering bermain dan mandi di kawasan tersebut.
“Buaya sudah mulai masuk ke sungai yang berada di area kampung. Sungai itu sering menjadi tempat anak-anak bermain dan mandi sehingga warga merasa khawatir,” ujar Rangga S. Zain.
Merasa khawatir terhadap keselamatan masyarakat, sejumlah pemuda kemudian berinisiatif melakukan pencarian.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah seekor buaya berukuran kurang lebih satu meter berhasil diamankan.
Berdasarkan keterangan warga, buaya tersebut diduga berasal dari kawasan kuala atau hilir Sungai Budus. Warga menyebut kemunculan buaya di sungai dekat permukiman merupakan hal yang jarang terjadi.
Masyarakat menduga kemunculan satwa tersebut bisa dipengaruhi kondisi pasang air laut yang tinggi maupun kemungkinan adanya perubahan atau gangguan pada habitat asalnya.
Meski satu ekor berhasil ditangkap, warga masih meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, terdapat informasi yang menyebutkan kemungkinan masih ada beberapa ekor buaya lain dengan ukuran lebih besar di sekitar kawasan Sungai Budus.
“Saat ini masih ada informasi dari warga bahwa masih terdapat beberapa ekor buaya lain yang ukurannya lebih besar dan belum berhasil ditangkap,” ungkap salah seorang warga.
Buaya yang berhasil diamankan saat ini masih berada dalam penanganan warga. Namun, masyarakat mengaku belum mengetahui langkah yang tepat untuk dilakukan terhadap satwa tersebut.
Warga berharap Pemerintah Desa Merawang bersama instansi terkait segera turun tangan memberikan arahan dan melakukan penanganan resmi terhadap buaya tersebut.
Masyarakat juga berharap keberadaan buaya lainnya di sekitar Sungai Budus dapat segera ditindaklanjuti guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Warga menegaskan tidak berniat menyakiti maupun membunuh buaya tersebut. Mereka berharap satwa liar itu dapat ditangani oleh pihak yang berwenang dan dipindahkan ke habitat yang aman, sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga tanpa mengancam keberlangsungan satwa.
Keberhasilan warga menangkap seekor buaya ini menjadi langkah awal dalam mengantisipasi potensi bahaya di kawasan permukiman. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat adanya dugaan buaya lain yang masih berada di sekitar Sungai Budus.

