HARIANMEMOKEPRI.COM – Sebuah unit bus sekolah bantuan untuk SMA Negeri 1 Lingga Utara dibiarkan terbengkalai di atas lahan milik warga di Dusun II, Kampung Kuit, Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Menurut keterangan warga setempat, bus tersebut sudah bertahun-tahun tidak digunakan dan kondisinya kini memprihatinkan.
Terlihat Kaca-kaca kendaraan pecah, bodi dipenuhi karat, serta sebagian komponen mulai rusak berat hingga tak lagi layak pakai.
“Sudah lama sekali bus ini dibiarkan begitu saja. Berdiri di atas tanah warga tanpa kejelasan, sekarang hanya menjadi besi tua,” ujar salah seorang warga kepada harianmemokepri.com, Minggu (20/7/2025).
Warga menyayangkan tidak adanya perhatian dari pihak terkait, padahal bus itu dulunya diharapkan menjadi sarana pendukung kegiatan belajar siswa di wilayah tersebut.
“Kami minta Kadisdik Provinsi Kepri mengambil langkah tegas. Bus ini dulunya untuk mendukung aktivitas siswa, tapi sekarang malah terbengkalai dan menjadi beban bagi warga sekitar,” tambah warga lainnya.
Selain merusak pemandangan, keberadaan bus rusak di lingkungan permukiman juga memicu kekhawatiran terkait keselamatan anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.
Masyarakat setempat mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau agar segera menindaklanjuti persoalan ini.
Warga meminta kejelasan mengenai status aset tersebut, apakah akan diperbaiki, dipindahkan, atau dilelang, agar tidak menjadi persoalan berkepanjangan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau maupun Kepala SMAN 1 Lingga Utara, Soni, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh harianmemokepri.com.

