HARIANMEMOKEPRI.COM – Babinsa Koramil 05/Daik, Pratu Sandri Galingging, memanfaatkan momentum nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Kegiatan yang berlangsung di sebuah warung kopi di kawasan Kampung Cina, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, Selasa (7/7/2026) malam itu diikuti sekitar 12 warga.

Mereka tampak antusias menyaksikan pertandingan sambil memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.

Di sela kegiatan, Pratu Sandri Galingging berbaur dengan warga dan memanfaatkan suasana santai tersebut untuk menjalin komunikasi serta memperkuat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan nobar tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Melalui kegiatan sederhana seperti ini, dirinya dapat lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan berbagai aspirasi, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan.

“Kebersamaan yang terjalin di tengah masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dilakukan saat ada kegiatan resmi maupun ketika terjadi permasalahan, tetapi juga melalui berbagai aktivitas sosial yang mampu memperkuat komunikasi dan kebersamaan.

“Kami ingin memastikan bahwa TNI selalu hadir dan menjadi bagian dari masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lingkungan dapat lebih cepat diketahui dan diselesaikan secara bersama-sama,” tambahnya.

Kegiatan nobar berlangsung sejak pukul 23.00 WIB hingga sekitar pukul 01.30 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.

Warga yang hadir mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena selain dapat menikmati pertandingan sepak bola dunia bersama, mereka juga memiliki kesempatan untuk mempererat silaturahmi dengan sesama warga maupun aparat teritorial.

Melalui kegiatan ini, Koramil 05/Daik menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, sehingga tercipta hubungan yang semakin erat antara TNI dan warga di wilayah binaan.