KESEHATAN (HMK) — Terlambat menstruasi bisa disebabkan karena berbagai hal dan bahkan bisa mengindiksikan masalah kesehatan serius.
Siklus Menstruasi normalnya terjadi sekitar 21-35 hari.
Namun, siklus menstruasi setiap wanita berbeda dan bisa lebih pendek atau bahkan lebih lama.
Ketika haid terjadi, perempuan akan mengeluarkan darah dari vagina kira-kira 2 hari hingga satu minggu dengan volume darah yang keluar sekitar 30–70 mililiter.
Seringkali, siklus menstruasi yang tidak teratur membuat seorang wanita merasa resah. Apalagi jika terlambatnya menstruasi bukan disebabkan oleh kehamilan.
Baca Juga: Selain Sebagai Pengharum Ruangan, Ternyata Aroma Terapi Juga Bisa Bantu Hilangkan Stres
Tak selalu berhubungan dengan sebuah penyakit maupun kehamilan, haid tidak teratur dapat disebabkan oleh hal-hal di luar penyakit.
Berikut merupakan 5 penyebab umum yang sering membuat haid jadi terlambat.
1. Penggunaan KB
Menggunakan KB hormonal yang mengandung hormon dapat menyebabkan terlambat haid atau bahkan tidak haid.
Salah satu contohnya adalah penggunaan pil KB yang mengandung hormon estrogen dan progesteron untuk mencegah ovarium melepaskan sel telur.
Setelah menghentikan penggunaan KB, butuh waktu lama agar siklus menstruasi kembali normal.
Baca Juga: Manfaat Buah Mengkudu Bagi Kesehatan
2. Obesitas
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang mengganggu siklus menstruasi.
Menurut penelitian, wanita dengan indeks massa tubuh 35-30 cenderung mengalami masalah dalam siklus menstruasinya.
3. Stres
Stres dapat menyebabkan beberapa penyakit hingga ketidakseimbangan hormon. Hal ini dapat mempengaruhi jadwal siklus menstruasi.
Selain itu, stres akan memengaruhi kerja hipotalamus, yaitu bagian otak yang bertugas mengatur siklus menstruasi. Untuk mencegahnya, lakukan teknik relaksasi dan olahraga teratur.
Baca Juga: Mengenal kelebihan dan Kekurangan Minuman Kopi
4. Penyakit Kronis
Penyakit yang berhubungan dengan perubahan hormonal seringkali dapat mempengaruhi siklus haid seseorang. Misalnya, diabetes mengakibatkan perubahan gula darah yang tidak stabil.
Penyakit seliaka yang menyebabkan peradangan atau kerusakan pada usus halus juga membuat tubuh tidak mampu menyerap nutrisi penting dan mengakibatkan siklus menstruasi tertunda.
5. Olahraga Berat
Terlalu sering berolahraga atau melakukan aktivitas fisik dengan intensitas yang cukup berat memang dapat menurunkan kadar lemak tubuh.
Namun, hal tersebut juga membuat tubuh menjadi stres atau tertekan sehingga memengaruhi siklus menstruasi.
Meskipun terkadang wajar, namun kondisi telat haid tidak boleh dibiarkan terlalu lama.
Begitu Anda menyadari sudah 3 bulan tidak mengalami haid, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu kemungkinan penyebabnya.

