Beberapa kelainan diturunkan dari orangtua menyebabkan masalah kesehatan lain dapat meningkatkan risiko katarak. Katarak juga bisa disebabkan oleh kondisi mata lainnya, seperti riwayat operasi mata, atau kondisi medis seperti diabetes.
Penggunaan obat steroid jangka panjang juga dapat menyebabkan timbulnya katarak.
Dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini beberapa gejala katarak:
1. Penglihatan kabur, tidak jelas atau redup.
2. Kesulitan melihat di malam hari.
3. Kepekaan terhadap cahaya dan silau.
4. Kebutuhan akan cahaya yang lebih terang untuk membaca dan aktivitas lainnya.
5. Melihat ‘lingkaran cahaya’ di sekitar lampu.
6. Seringnya terjadi perubahan resep kacamata atau lensa kontak.
7. Warna memudar atau menguning.
8. Penglihatan ganda di satu mata.
Pada awalnya, kekeruhan pada penglihatan yang disebabkan oleh katarak mungkin hanya mempengaruhi sebagian kecil lensa mata. Sahabat Fimela mungkin tidak menyadari adanya kehilangan penglihatan. Saat katarak membesar, lensa mata akan semakin keruh.
Semakin banyak kekeruhan, cahaya yang melewati lensa akan berubah. Hal ini dapat menyebabkan gejala yang lebih dari kamu sadari.

