Terkait lokasi awal lost contact kapal tersebut, pihak agen juga tidak mengetahuinya. Namun yang jelas, komunikasi terakhir terjadi saat kapal akan bergerak dari Keramot, Letung menuju Tanjungpinang.
“Pengakuan agen, pihaknya komunikasi saat kapal akan melakukan perjalanan. Dan, setelah itu tidak ada komunikasi hingga saat ini,” ungkapnya.
Karena lokasi lost contact kapal tersebut tak diketahui, Eko mengaku pihaknya masih melakukan pencarian dengan cara penyisiran mengikuti perjalanan kapal yang selalu dilewati.
Pencarian hari pertama ini baru sampai ke pulau merapas, mapur dan Pulau Numbing.
“Personel yang melakukan pencarian juga sempat bertanya kepada sejumlah nelayan, dan para nelayan mengaku tidak ada meluhat kapal seperti ciri-ciri yang dimaksud,” terangnya.
“Bahkan barang barang muatan kapal berserakan di laut juga tidak ditemukan,” pungkasnya. (red)

