HARIANMEMOKEPRI.COM — Bakal Calon Anggota DPD RI Dapil Pemilihan Provinsi Kepri Gerry Yasid menggelar doa syukuran peresmian Rumah Aspirasi Gerry Yasid di Jalan Raja Haji Fisabilillah Km 8 atas Kota Tanjungpinang, Sabtu (01/2023).
Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Gerry Yasid mengatakan Indonesia memiliki bonus demografi, peluang tersebut Indonesia harus siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Tugas kita sebagai warga negara mesti mampu berperan membangun sumberdaya manusia indonesia kompetitif. Suplai tenaga kerja produktif yang besar, diimbangi dengan lapangan kerja memadai, yang akan meningkatkan pendapatan per kapita,” jelas Bakal Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepri Gerry Yasid.
Bakal Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepri Gerry Yasid ini mengungkapkan tersedianya tabungan rumah tangga diinvestasikan untuk kegiatan produktif. Jumlah anak sedikit, memungkinkan perempuan memasuki pasar tenaga kerja, dan akan meningkatkan pendapatan.
Baca Juga: BMKG Memprediksi Prakiraan Cuaca di Provinsi Kepulauan Riau Pada Malam Hingga Dinihari Berawan
Menurutnya, kualitas pendidikan merupakan komponen utama dalam menentukan keberhasilan bonus demografi, karena dengan pendidikan, akan mengubah pola pikir suatu bangsa, menjadi lebih baik dan terarah.
“Untuk meningkatkan kualitas anak muda,dengan memberikan kesempatan pendidikan seluas luasnya. Tersedianya akses pendidikan dengan sarana prasarana lengkap, dan tenaga pendidik yang berkualitas, akan menciptakan masyarakat peserta didik yang berkualitas,” ujar Bakal Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepri Gerry Yasid.
Baca Juga: Walikota Batam Muhammad Rudi: Selamat Hari Bhayangkara 77 Semoga Semakin Jaya Selalu
Gerry Yasid menjelaskan, ada tiga komponen penting dalam mendukung kemandirian bangsa dan mendukung daya saing yakni sains, teknologi, dan inovasi. Berdasarkan Peringkat Indeks Daya Saing Global tahun 2019, Indonesia menempati peringkat ke 50 dengan nilai Indeks sebesar 64,6 persen.
Rumah Aspirasi ini yang realisasikan, Bakal Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepri Gerry Yasid menyampaikan selain menampung aspirasi masyarakat, rumah bersama ini juga berfungsi sebagai wahana untuk menyeleksi generasi emas yang kompetitif dan mumpuni.
Gerry Yasid juga menyampaikan berdasarkan riset indonesia akan memperoleh bonus demografi setelah genap bangsa ini berusia 100 tahun pada 2045 mendatang. Kesempatan ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat untuk memajukan bangsa.
Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70% nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.
“Tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045,” tambahnya.***

