Harianmemokepri.com | Tanjungpinang – Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Kota Tanjungpinang untuk masyarakat kurang mampu dan terdampak pandemi covid-19 di Tanjungpinang mulai disalurkan.
Pembagian dilakukan secara simbolis oleh Plt. Wali Kota Tanjungpinang, Rahma kepada sepuluh orang penerima bantuan, di Aula Kantor Dinas Sosial Tanjungpinang, Rabu (19/2020).
Bantuan sosial tunai ini disalurkan untuk 31.220 Kepala Keluarga (KK). Setiap KK menerima Rp 600.000 untuk satu kali salur.
Menurut Rahma, seiring peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Tanjungpinang, saat inilah waktu yang sangat tepat untuk Pemko membagikan BLT kepada masyarakat.
Walaupun sebelumnya ada desakan dari berbagai pihak untuk segera disalurkan, tetapi Rahma mengaku harus memutuskan sesuatu dengan pertimbangan yang bijaksana.
“Saya harus bijaksana untuk sampaikan amanah ini dan penuh pertimbangan untuk penyalurannya. Saat ini waktu yang tepat untuk dibagikan,” kata Rahma.
Rahma menyebutkan, jika BLT itu dibagikan pada Juni lalu, saat kasus Covid-19 mereda, dikawatirkan tidak bisa antisipasi bila terjadi peningkatan jumlah kasus.
Dan ini terbukti dengan peningkatan jumlah terkonfirmasi Covid-19 sudah mencapai 138 kasus di bulan Agustus. Sehingga menjadi waktu yang tepat untuk membagikan BLT.
“Jika kemarin dibagikan, sekarang uangnya pasti sudah abis. Peningkatan kasus pandemi yang kita khawatirkan itu sekarang terjadi,” tuturnya.
Rahma berpesan kepada penerima BLT supaya tidak khawatir, karena jika sudah terdata pasti akan mendapatkan dan tidak perlu datang berdesakan ke kantor pos, jadwal masing-masing kelurahan sudah diatur,
“Pasti dapat, penerimanya ini, sesuai nama dan alamat,” ucapnya..
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Tanjungpinang, Donny menjelaskan, untuk jumlah penerima BLT saat ini sesuai data yang diterima dari Pemko Tanjungpinang sebanyak 31.220 KK dengan total anggaran Rp 18,732 miliar.
“Kita salurkan mulai hari ini (Rabu,19/8) ditargetkan selesai akhir Agustus. Namun bagi masyarakat yang berhalangan hingga batas waktu tersebut, penyaluran dilanjutkan hingga pertengahan September 2020,” kata Donny.
Donny menjelaskan, untuk mempercepat penyalurannya, pihaknya akan membuka beberapa titik penyaluran seperti, di aula kantor dinas sosial, kantor kelurahan dan kecamatan.
Tetapi, jika ada penerima yang memang tidak bisa hadir untuk mengambil BLT nya karena sakit, petugas kami yang akan mengantar ke rumahnya secara langsung.
“Masing-masing kelurahan ada jadwalnya yang berhak menerima adalah yang namanya terdaftar dibuktikan dengan KTP asli. Mudah-mudahan penyalurannya berjalan lancar, tepat orang, tepat waktu dan tepat jumlahnya,” jelas Donny.
Salah satu penerima BLT, Hermanto, warga kelurahan Tanjungpinang Timur mengaku senang mendapat bantuan BLT dari Pemko Tanjungpinang.
“Alhamdulillah, sangat membantu. Apalagi saya tidak punya pekerjaan dan selalu sakit-sakitan. Ini bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami. Terima kasih Ibu Plt Wali Kota yang sudah perhatian kepada kami dan masyarakat Tanjungpinang,” ucapnya.









