Terutama ke sekolah penggerak yang akan menjadi contoh penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Dalam hal ini Dirjen Dikdasmen telah melihat langsung ke SMAN 2 Tanjungpinang dan SDN 007 Sekupang Batam.

Baca Juga: BP2MI Gaungkan Perang Semesta Dalam Melawan Sindikat Penempatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Menurut Dirjen Dikdasmen Iwan Syahril sendiri, Kurikulum Merdeka Belajar akan mendorong bakat dan minat yang dimiliki oleh murid. 

Dimana hal ini merupakan kurikulum pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Karena guru memiliki keleluasaan memilih berbagai perangkat ajar, agar pembelajaran dapat menyesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat murid.

Baca Juga: Pemprov Kepri Lakukan Seleksi PPAN 2023, Begini Persyaratannya Bagi Peserta

Meski Kurikulum Merdeka Belajar masih diterapkan pada sekolah penggerak yang langsung mendapat atensi dari Kementerian Pendidikan,

“Tapi bagi sekolah yang akan mengajukan diri, bisa langsung mendaftar mandiri secara online, tentunya, dengan ketentuan telah memenuhi syarat” jelas Irwan Syahril yang didampingi tim dari Kemendikbudristek.***