“Tentu tekad kami adalah bagaimana kawasan ini menjadi kawasan yang akan menjadi ikon tentu iconnya apa yaitu bagaimana kawasan ini bisa bersih sehingga orang berkunjung di sini akan terasa nyaman,” ucapnya
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan pihaknya masih akan melanjutkan pengerjaan penataan kawasan Kota lama dengan menurunkan kabel listrik terutama sepanjang Jln Teuku Umar hingga ujung Jln Merdeka dan Gedung Daerah.
“Tahun 2025 kita menganggarkan lagi untuk beberapa ruas jalan. Nanti prioritas kita Jln Bintan Plantar 1 dan 2 karena memiliki nilai khusus yang bisa kita dorong. Tapi lorong dari Jln Merdeka ke Jln Bintan yang ada pokdarwisnya harus kita tata betul,” jelas Ansar.
Intinya lanjut Ansar, semua item dikemas dengan bagus setelah itu mengundang orang datang ke Tanjungpinang sebagai kawasan wisata heritage dengan terdapat pilihan yang diberikan kepada mereka.
“Jadi orang datang kesini (Tanjungpinang_red) tidak sepi banyak pilihan ada tempat mereka nongkrong. Mudah-mudahan kita kemas dengan bertahap,” ungkapnya.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menginginkan kehidupan di Tanjungpinang baik malam ataupun siang hari tampak lebih bagus lagi
“Jembatan Dompak 2024 kita kasih lampu gemerlapan, lampu di Pulau Penyengat sedang finishing. Jadi kita ingin kehidupan malam atau siang hari juga hidup dan bagus,” pungkasnya.

