HARIANMEMOKEPRI.COM — Pisah Sambut Danrem 033 Wira Pratama berlangsung khidmat yang berlangsung di Makorem 033 Wira Pratama Jln Sei Timun Kelurahan Air Raja Tanjungpinang Timur, Rabu (13/2023).

Pelaksanaan Pisah Sambut Danrem 033 Wira Pratama ini dari Brigjen TNI Yudi Yulistyanto kepada Kolonel Inf Jimmy Watuseke. Adapun posisi Brigjen TNI Yudi Yulistyanto kini menjabat sebagai Dirdok Kodiklatad.

Baca Juga: Timnas Indonesia U23 Cetak Sejarah Baru Lolos Ke Putaran Final Piala Asia U23 Usai Kalahkan Turkmenistan

Tanjungpinang bukan hal yang baru bagi Kolonel Inf Jimmy Watuseke, dirinya sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasrem 033 Wira Pratama tahun 2018-2020 kemudian menjabat Paban VII/Kermater Sterad.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang menghadiri Pisah Sambut Danrem 033 Wira Pratama mengatakan Kepri merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan kedaulatan negara lain. Maka Kepri memang punya posisi yang sangat strategis.

Baca Juga: Wadan Rumkital Midiyato Suratani Berikan Ceramah Agama Kepada Warga Binaan Rutan Tanjungpinang

“Untuk itu Kehadiran TNI/Polri, khususnya Korem 033 WP sangat penting dalam menjaga kedulatan, menjaga aset negara di provinsi yamg 96 persen wilayahnya lautan ini” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad. 

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan perlu kolaborasi yang baik untuk mengantisipasi kejahatan transnasional, human trafficking, peredaran narkoba, hingga perampokan di laut. Kerja sama dan kolaborasi tersebut menurutnya perlu dilanjutkan dan diperkuat.

Baca Juga: Oknum Pegawai Rutan Tanjungpinang Di Duga Terlibat Narkoba, Eri Erawan Minta Koorperatif Panggilan Penyidik

“Mari lanjutkan kerja sama itu untuk mengawal berbagai privilege yang diberikan pemerintah pusat. Agar percepatan investasi, pembentukan ekosistem ekonomi yang baik, agar Kepri jadi lumbung ekonomi Indonesia tercapai,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto menyampaikan permohonan maaf atas selama ini terdapat tutur kata dan tingkah laku yang tidak berkenan kepada seluruh Prajurit maupun ASN Korem 033 WP 

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Batam Tetapkan Mantan Karyawan PT Pegadaian Sebagai Tersangka Korupsi Belanja Fiktif Rp 1 M

“Saya menyadari selaku manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan salah. Untuk itu saya mohon maaf jika ada tutur kata dan tingkah laku yang kurang berkenan, saya mohon doa restunya semoga saya dan keluarga diberikan kesehatan,  kekuatan dalam melaksanakan tugas sebagai Dirdok Kodiklatad TNI AD,” ungkap Brigjen TNI Yudi Yulistyanto. 

Brigjen TNI Yudi Yulistyanto telah menjabat sebagai Danrem 033 Wira Pratama selama kurang lebih 1,5 tahun sejak 19 April 2022 hingga 10 September 2023. Dan telah menyerahkan tanggung jawab tugas dan jabatan tanggal 10 September 2023 di Kodam I Bukit Barisan.

Baca Juga: Puluhan Pungunjuk Rasa Diamankan Polisi Lima Diantaranya Positif Narkoba Ganja Dan Sabu

Sementara itu sebagai Danrem 033 Wira Pratama yang baru Kolonel Inf Jimmy Watuseke mengungkapkan rasa terimakasih kepada Brigjen TNI Yudi Yulistyanto atas pengabdian dalam menjalankan tugas tanggung jawabnya dalam membina satuan dan wilayah Korem 033 WP.

“Untuk itu saya selaku pejabat baru maupun pribadi mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tulus kepada Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dalam membina satuan dan wilayah Korem 033 WP sekaligus landasan dalam menyongsong tugas di masa mendatang,” terang Kolonel Inf Jimmy Watuseke.

Baca Juga: Walikota Batam Muhammad Rudi Berikan Motivasi Bagi Mahasiswa Ibnu Sina : Belajarlah Dari Pengalaman

Kolonel Inf Jimmy Watuseke berpesan kepada seluruh Prajurit maupun ASN Korem 033 WP agar tetap menjaga, memelihara disiplin dan etos kerja serta dedikasi yang tinggi.

Sehingga produktivitas kerja dapat ditingkatkan dalam memaksimalkan pencapaian tugas pokok Korem 033 WP. 

Baca Juga: Polda Kepri Turunkan Petugas Gabungan Pada Unjuk Rasa, Sejumlah Personel Alami Luka Belasan Pendemo Diringkus

“Mari kita lanjutkan program yang sedang berlangsung, apalagi kita akan memasuki tahun politik dalam waktu dekat. Mari kita tetap jaga netralitas, karena netralitas TNI adalah harga mati,”pungkasnya.