Museum Dharma Matra menampilkan beragam koleksi, di antaranya miniatur alat utama sistem persenjataan (alutsista), dokumentasi perjalanan Kogabwilhan, serta profil para pejabat yang pernah memimpin satuan tersebut.

Selain museum, Kogabwilhan I juga melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas olahraga seperti pusat kebugaran (gym), taman bermain anak, dan ruang rekreasi keluarga.

“Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Siapa saja boleh datang untuk belajar sejarah, berolahraga, maupun berrekreasi,” kata Kunto.

Ia menambahkan, pengembangan museum mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, terutama dalam upaya memperkaya koleksi yang berkaitan dengan sejarah daerah.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyambut baik kehadiran Museum Dharma Matra.

Menurutnya, museum memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan nilai-nilai sejarah kepada generasi penerus.

“Museum ini bukan hanya milik Kogabwilhan, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah bangsa. Ke depan kami akan berkoordinasi untuk menambahkan koleksi yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Kota Tanjungpinang,” ujar Lis.