Sementara itu Ketua KWI, Mgr Antonius Subianto Bunjamin, OSC mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan komitmen Kabinda Kepri untuk bersama-sama dalam mendukung karya kemanusiaan, khususnya di wilayah Provinsi Kepri.
“Terima kasih atas komitmen Kabinda dan Kapolda Kepri yang baru serta para pejabat pemerintah untuk mendukung karya kemanusiaan, kita tidak pernah memilih dan memilah siapa orangnya tetapi dimana ada satu orang manusia dengan agama dan etnis apapun yang menjadi korban TPPO, maka harus dibela karena mereka mempunyai hak dan martabat yang sama seperti kita di Indonesia ini,” ungkap Mgr Antonius pada acara gala dinner tersebut.
Lebih lanjut, Uskup Pangkalpinang Mgr. Adrianus Sunarko, OFM juga mengharapkan kerjasama dengan Binda Kepri untuk melawan human trafficking dapat terus ditingkatkan. Pihaknya yakin BIN, POLRI, TNI dan pejabat pemerintah berkomitmen dalam melaksanakan misi negara yaitu kemanusiaan, keadilan dan kesejahteraan.
Baca Juga: Inilah Tujuan Walikota Batam Muhammad Rudi Sedang Gencar Membangun Infrastruktur Hingga 2029
“Yang paling penting sekarang tumbuh keprihatinan bersama untuk dapat bekerja sama yang lebih baik dalam melawan Human Trafficking gereja tidak bisa sendiri dan butuh kerjasama termasuk dengan Binda Kepri,”ujar Mgr Adrianus.
Dukungan dalam memberantas Human Trafficking/Perdagangan Manusia juga terus dibuktikan Binda Kepri dalam upaya menggagalkan pengiriman calon PMI ke luar negeri, salah satunya dengan mencegah keberangkatan 2 orang calon PMI asal Kota Tanjungpinang ke Negara Kamboja, pada Senin (15/2023) lalu di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura Kota Tanjungpinang.

