“Bela negara dicetuskan oleh presiden yang ke 6 yakni Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2006, tepatnya tanggal 19 Desember, dan dijadikan hari bela negara” ucapnya. 

Ada dua peristiwa sejarah menurut Sujarwo yang terjadi di tanggal 19 Desember sehingga diputuskan untuk menjadikannya sebagai hari bela Negara.

“Yang pertama peristiwa Agresi Militer Belanda ke II pada tanggal 19 Desember tahun 1948 dan yang kedua adalah peristiwa pembentukan pemerintahan darurat di Bukit Tinggi juga di tanggal dan tahun yang sama,” jelasnya.

Baca Juga: KPU Tanjungpinang Terima Dana Hibah Rp16 M Untuk Pelaksanaan Pemilu 2024, Ini Penjelasan Muhammad Faizal

Sujarwo yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Pelatihan Bela Negara di FBN Wilayah Kepri ini melanjutkan penyampaiannya bahwa seiring berjalannya waktu, pada tahun 2009 terbentuklah Forum Bela Negara.

“Masa itu diputuskan oleh Menteri Dalam Negeri berdasarkan kebutuhan, dikarenakan rasa cinta tanah air dinilai sudan menurun,” terangnnya.