HarianMemoKepri.com, Tanjungpinang -Pelamar calon pengawai negeri Sipil (CPNS) di Tanjungpinang mengeluhkan tidak terbacanya nomor induk kependudukan (NIK)  untuk login menggunakan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN.

Akan hal itu, Disdukcapil Tanjungpinang mengatakan bahwa diperkirakan ada kesalahan data saat perekaman.

“Kemungkinan ada data yang salah dimasukkan, atau saat melakukan perekaman, pecah KK maupun pindah daerah data induk tidak lakukan perbaikan sehingga masih terdata di KK induk sebelumnya, “ucap Kadisdukcapil Tanjungpinang, Irianto, Rabu (10/2018).

Irianto menilai, kendala pendaftaran CPNS dengan data kependudukan sama dengan saat masyarakat meregistrasi nomor seluler.

“lebih kurang prosesnya sama seperti ketika saat registrasi nomor seluler, banyak yang mengalami persoalan dan harus diurus sesuai penyebabnya masing-masing, “ungkapnya.

Untuk memperbaiki data tersebut, masyarakat diharapkan segera melakukan pengurusan ke Disdukcapil dan akan di bantu petugas untuk konsolidasi data.

“Pasti akan dibantu. Karena itu kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.

Namun lanjutnya, masyarakat juga diharapkan bersabar dikarenakan proses konsolidasi tersebut dilakukan secara Nasional di seluruh Indonesia.  Dengan banyaknya masyarakat yang memperbaiki administrasi data kependudukan, sehingga Disdukcapil Tanjungpinang selalu melakukan lembur hingga malam hari.

“kita harap masyarakat dapat bersabar, untuk data yang tidak singkron, langsung kita konsolidasi ke pusat. Mudah-mudahan dalam waktu 1X24 jam datanya sudah bisa singkron. Pokoknya kita selalu memberikan pelayanan yang baik,” katanya. (Red)