“Anak-anak muda sekarang ibarat FOMO jika tidak mengikuti tren, khususnya vape. Apalagi sekarang ada cartridge yang langsung pakai dan mengandung etomidate,” kata Dafi.

Menurutnya, harga pod vape tersebut bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis dan penggunanya.

Zat etomidate yang sejatinya merupakan obat pembius untuk keperluan medis disalahgunakan karena mampu menimbulkan efek melayang (nge-fly), halusinasi, hingga hilang kesadaran.

Dafi menjelaskan, berbeda dengan narkotika konvensional, zat tersebut berbentuk cairan bening sehingga sulit dibedakan dengan liquid rokok elektrik biasa. Efeknya baru dirasakan beberapa menit setelah dihisap oleh pengguna.

“Jaringan internasional mengemasnya dalam bentuk cartridge atau pod siap pakai sehingga bisa langsung dipasang ke perangkat vape. Praktis, ringkas, dan tidak mencurigakan. Justru kesederhanaan inilah yang membuat peredarannya semakin sulit terdeteksi,” jelasnya.

Ia menilai, modus baru tersebut membuat pengungkapan kasus menjadi lebih menantang sekaligus meningkatkan risiko penyalahgunaan di kalangan generasi muda.